Sejarah

Ponpes Walisongo adalah pondok pesantren salafi, yang didirikan oleh KH. Ma`ruf Islamuddin pada tahun 1995 di dusun Sungkul, Plumbungan, Kr. Malang, Sragen.
Pada awal berdirinya ponpes Walisongo hanya ada beberapa santri yang mukim dan di tambah santri-santri yang berdomisili di sekitar pondok. Dan kajian yg dipelajari di ponpes Walisongo seperti pada pondok pesantren salaf pada umumnya, yaitu mempelajari Al-Qur`an dan kitab kuning yang membahas tentang fiqih, ilmu alat, adabiah, tasawuf dan aqidah dan lain-lain.
Sejak tahun 1999 di Ponpes Walisongo sudah ada Madrasah Islamiyah Salafiyah ( MISWAL ) Walisongo, yaitu lembaga pendidikan non formal untuk memanage para santri yang mondok di ponpes Walisongo dalam mengkaji kitab kuning.
Seiring dengan makin bertambahnya para santri yang mukim di pondok dan kebanyakan juga sambil sekolah formal diluar pondok, maka timbul gagasan untuk mendirikan lembaga pendidikan formal sendiri yang berada tak jauh dari kompleks pondok.
Baru pada tahun 2006 ponpes Walisongo mendirikan sebuah lembaga pendidikan formal yang bernama Lembaga Pendidikan Islam ( LPI ) Sunan Walisongo, pada awal berdirinya LPI yaitu PG & TK Walisongo serta SMP Walisongo.
Kemudian pada tahun 2008 mendirikan Sekolah Dasar Islam ( SDI ) Walisongo dan pada tahun 2009 berdiri SMK walisongo.
Kemudian pada tahun 2011 berdiri Madrasah Mualimin kusus untuk para santri yang mondok di PP Walisongo yang tidak sekolah formal.
akhirnya pada tahun 2014 Pondok Pesantren Walisongo merubah status menjadi sebuah yayasan, dikarenakan perkembangan yang sangat pesat dari berbagai bidang yang dibentuk di lingkungan pondok pesantren walisongo. mulai dari PG-TK, SD – SDIT (basis international), SMP Walisongo, SMK IT Walisongo, Madrasah Muallimin Walisongo
Sekian sejarah singkat tentang pondok pesantren walisongo sragen. terima kasih